PENGARUH LAJU ALIRAN FLUIDA PANAS DAN DINGIN TERHADAP EFEKTIVITAS PENUKAR KALOR TIPE SHELL AND TUBE

Authors

  • Abdul Razak Program Studi Teknik Konversi Energi, Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Medan, Jl. Almamater No.1, Padang Bulan, Kec. Medan Baru, Medan, Sumatera Utara 20155, Indonesia
  • Al Faruk Program Studi Teknik Konversi Energi, Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Medan, Jl. Almamater No.1, Padang Bulan, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 2015, Indonesia
  • Rahmawaty Program Studi Teknologi Rekayasa Energi Terbarukan, Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Medan, Jl. Almamater No.1, Padang Bulan, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 2015, Indonesia
  • Husin Ibrahim Program Studi Teknologi Rekayasa Energi Terbarukan, Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Medan, Jl. Almamater No.1, Padang Bulan, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 2015, Indonesia
  • Muhammad Anhar Pulungan Program Studi Teknologi Rekayasa Manufaktur, Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Medan, Jl. Almamater No.1, Padang Bulan, Kec. Medan Baru, Medan, Sumatera Utara 20155, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51510/sinergipolmed.v7i2.3292

Keywords:

Shell and Tube, Kalor, Efektivitas

Abstract

Alat penukar kalor (heat exchanger) merupakan alat yang digunakan dalam proses perpindahan panas, berfungsi untuk mengubah temperatur dan fasa suatu jenis fluida dengan memanfaatkan perpindahan panas dari fluida bersuhu tinggi menuju fluida bersuhu rendah. Salah satu jenis heat exchanger yang paling banyak digunakan secara luas adalah tipe shell and tube heat exchanger. Fokus penelitian ini adalah menganalisis pengaruh laju aliran fluida panas dan dingin terhadap efektivitas penukar kalor tipe shell and tube dengan aliran berlawanan. Metode pengumpulan data adalah pengujian langsung terhadap alat, dengan membandingkan pengaruh antara laju aliran fluida panas konstan, laju aliran fluida dingin konstan, dan laju aliran fluida panas dan dingin diatur sama besar terhadap efektivitas penukar kalor tipe shell and tube heat exchanger. Setelah dilakukan pengujian dan analisis, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh laju aliran fluida panas konstan Qh = 1000 l/h diperoleh nilai efektivitas tertinggi 51,479 %, laju aliran fluida dingin konstan Qc = 900 l/h diperoleh nilai efektivitas tertinggi 51,563 %, dan laju aliran fluida panas dan dingin diatur sama besar diperoleh nilai efektivitas tertinggi 39,459 %. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa laju aliran fluida sangat berpengaruh terhadap efektivitas penukar kalor tipe shell and tube heat exchanger. Ketika laju aliran fluida panas dan dingin mendekati atau sama besar maka nilai efektivitas penukar kalor tipe shell and tube dengan aliran berlawanan akan semakin kecil.

References

Alidifan, F., & Chalim, A. (2024). PENGARUH VARIASI SUHU DAN LAJU ALIR TERHADAP KINERJA PERTUKARAN KALOR SISTEM FLUIDA FORMALIN-GLISEROL MENGGUNAKAN SHELL AND TUBE HEAT EXCHANGER PADA ALIRAN LAMINER. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 10(1), 322–328. https://doi.org/10.33795/distilat.v10i1.4889

Alif Gita Arumsari, & Petrus Junake Ginting. (2023). Analysis of Heat Transfer Coefficient of Shell and Tube on Heat Exchanger Using Heat Transfer Research Inch (HTRI) Software. Formosa Journal of Sustainable Research, 2(5), 1175–1184. https://doi.org/10.55927/fjsr.v2i5.4271

Andika Frida Astuti, F., & Rochman Fachrudin, A. (2023). PENGARUH KECEPATAN FLUIDA DAN TEMPERATUR TUBE IN TERHADAP KINERJA HEAT EXCHANGER TIPE SHELL AND HELICAL TUBE. Jurnal POROS TEKNIK, 15(1), 9–14.

Burmawi, Mulyanef, & Saputra, A. P. (2021). ANALISA UNJUK KERJA DARI HEAT EXCHANGER TIPE SHELL AND TUBE MENGGUNAKAN AIR SEBAGAI FLUIDA PANAS DAN FLUIDA DINGIN. MENARA Ilmu, (01).

Epriansyah, A., Pupu, A., Alfandi, I. M., & Ningsih, E. (2024). Analisis Heat Exchanger Jenis Shell and Tube dengan Aliran Counter Curent. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan IV.

Erwin, Husen Asbanu, Yefri Chan, Didik Sugiyanto, & Herry Susanto. (2024). Studi Aplikasi Heat Transfer Menggunakan Sistem Penukar Panas Tipe Shell & Tube di Industri Manufaktur. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha, 12(1), 29–42. https://doi.org/10.23887/jptm.v12i1.69071

Husen, A., Ichwan Akbar, T. M., & Cholis, N. (2020). ANALISIS PENGARUH KECEPATAN ALIRAN FLUIDA DINGIN TERHADAP EFEKTIVITAS SHELL AND TUBE HEAT EXCHANGER. BINA TEKNIKA, 16(1), 1–10.

Julianto, Hiendro, A., & Taufiqurrahman, M. (2022). Analisis Efektivitas Laju Perpindahan Panas Alat Penukar Kalor Tipe Shell And Tube. Jurnal Teknologi Rekayasa Teknik Mesin (JTRAIN), 3(1), 92–97.

Pratama, A. B., Al Qadry, A. Q., Saragi, J. F. H., Boangmanalu, E. P. D., Sinaga, F. T. H., & Kadriadi, K. (2023). Analisis Efisiensi dan Efektifitas Laju Perpindahan Panas pada Alat Heat Exchanger tipe Double Pipe dengan Aliran Searah. Jurnal Mesil (Mesin Elektro Sipil), 04(02). https://ceredindonesia.or.id/index.php/mesil

Putri, K., Allifia, R., Dia, E., Sari, P., Pratiwi, D., Ningsih, E., Kimia, J. T., Adhi, T., & Surabaya, T. (2022). Pengaruh Laju Alir Fluida Panas dan Fluida Dingin terhadap besarnya Transfer Panas pada Alat Heat Exchanger. Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Terapan.

Rantaujaya, A., Gusri Akhyar Ibrahim, dan, Teknik Mesin, J., Teknik, F., Lampung, U., & Lampung, B. (2025). PENGUJIAN DAN ANALISIS PERFORMA PENUKAR KALOR (SHELL AND TUBE) ALIRAN MENYILANG PADA MESIN PENGERING KOPI PABRIK KOPI TULEN. JURNAL Ilmiah Teknik Mesin FEMA |, 3(2). https://doi.org/10.23960/fema.v3i2.8238

Said, R., Titahelu, N., & Ufie, R. (2021). ANALISIS LAJU ALIRAN MASSA FLUIDA DINGIN TERHADAP EFEKTIVITAS PENUKAR KALOR SHELL AND TUBE DESTILLASI MINYAK ATSIRI CENGKEH ( Syzygium aromaticum ). Seminar Nasional “ARCHIPELAGO ENGINEERING” 2021.

Downloads

Published

2026-06-30