KARAKTERISTIK BIOOIL DARI ECENG GONDOK SEBAGAI BAHAN BAKAR CAIR MELALUI PROSES PIROLISIS

Authors

  • Angga Bahri Pratama Program Studi Teknik Konversi Energi, Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Medan, Jl. Almamater No.1, Padang Bulan, Kec. Medan Baru, Medan, Sumatera Utara 20155, Indonesia
  • Erna Juwita Program Studi Teknik Mesin, Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Medan, Jl. Almamater No.1, Padang Bulan, Kec. Medan Baru, Medan, Sumatera Utara 20155, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51510/sinergipolmed.v7i1.2877

Keywords:

Pirolisis, Eceng Gondok, Biooil, Energi Terbarukan

Abstract

Pirolisis eceng gondok (Eichhornia crassipes) adalah proses termokimia yang mengubah biomassa menjadi biooil, arang, dan gas, dengan tujuan menghasilkan bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar fosil. Proses ini dilakukan dengan memanaskan eceng gondok pada temperatur 550°C tanpa oksigen, dengan waktu pemanasan sekitar 1 jam. Uap hasil pirolisis dialirkan ke sistem kondensasi untuk didinginkan sehingga mengalami perubahan fase dan menghasilkan biooil sebagai produk utama dalam penelitian ini. Proses pirolisis eceng gondok mampu menghasilkan biooil dengan karakteristik fisik dan kimia seperti densitas 0,981 g/cm³, viskositas (40°C) sebesar 25 mm²/s, titik nyala 120°C, titik tuang –1°C, stabilitas oksidasi 4 jam, bilangan asam 25 mg KOH/g, dan bilangan iodin 80 g I₂/100 g. Penelitian ini menunjukkan bahwa salah satu produk dari pirolisis eceng gondok yaitu biooil memiliki potensi sebagai sumber energi terbarukan yang dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus memberikan solusi pengelolaan limbah perairan. Akan tetapi, untuk dapat dimanfaatkan lebih jauh sebagai bahan bakar, biooil yang diperoleh dari proses pirolisis ini memerlukan tahapan pemprosesan lanjutan guna meningkatkan kualitasnya sehingga memenuhi standar spesifikasi bahan bakar cair yang berlaku.

References

Ahzan, S., Pangga, D., Prasetya, D. S. B., & Wijaya, A. H. P. (2021). Pengembangan Briket Berbahan Dasar Eceng Gondok Dan Abu Sekam Padi Sebagai Alternatif Bahan Bakar Oven Tembakau. ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi Dan Aplikasi Pendidikan Fisika, 7(1), 98.

Akbar, F. R., Febrian, A. D., Pasaribu, J. M., & Prasetyo, D. (2024). Konversi Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Minyak Melalui Metode Pirolisis Dengan Pemanasan Induksi Menjadi Bio-Oil Sebagai Solusi Energi Alternatif Di Indonesia. Journal of Manifesto Brawijaya, 2.

Ardianti, D. A., Najib, A. A., Hakim, F. N., Setiorini, U., & Suryaningsih, S. (2019). Rancang Bangun Alat Pengkonversi Sampah Plastik Menggunakan Metode Pirolisis Menjadi Bahan Bakar Minyak dalam Upaya Penanganan Masalah Lingkungan. 03(02), 91–96.

Arinanda, A. G. (2019). Konversi Campuran Eceng Gondok dan Minyak Kelapa Sawit Menjadi Bahan Bakar Cair dengan Metode Pirolisis Menggunakan Zeolit-A Sebagai Katalis.

Indriana, Y. E., Majedi, F., & Puspitasari, I. (2025). Pengaruh Variasi Temperatur dan Katalis Zeolit Terhadap Karakteristik Biooil dari Pirolisis Limbah LDPE, Ban, Bambu. 11(2), 92–98.

Wauton, I., & Ogbeide, S. E., (2020). Characterization of pyrolytic bio-oil from water hyacinth ( Eichhornia crassipes) pyrolysis in a fixed bed reactor. Biofuels, 0(0), 1–6.

Kadarwati, S., Annisa, R. N., & Apriliani, E. (2022). Zeolit Alam Indonesia sebagai Kandidat Katalis Asam Padat yang Unggul untuk Proses Upgrading Biooil melalui Teknik Esterifikasi. 88–118.

Komariyah, N. (2022). Perbandingan Hasil Pengujian Pour Point pada Crude Oil Menggunakan Metode Uji ASTM D 97 dan ASTM D 5853. Majalah Ilmiah Swara Patra, 12(1), 11–16.

Kurniawan, B. D., Abidin, A., & Kosjoko, K. (2025). Pengaruh Variasi Temperatur Pirolisis terhadap Karakteristik Bio-Oil dari Limbah Batang Tembakau sebagai Bahan Bakar Alternatif. Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy, 5(2), 83–87.

Kusman, M. R., Faruk, F., & Sibua, S. (2024). Penggunaan eceng gondok (Eichhorina crassipes) sebagai bahan bakar alternatif biobriket di danau Galela. Jurnal Serambi Engineering, IX(4), 11320–11325.

Mitikie, B. B., Ayalewu, W. Z., & Cherkos, F. D. (2025). Effect of water hyacinth ash on properties of concrete containing superplasticizer. Discover Civil Engineering, 2(1).

Nurulita, B., Daulay, S. H., Saputra, A., Gunawan, F. A., Rizka, V. F., Sutrisno, J., & Silitonga, A. S. (2021). Rancang Bangun Alat Konversi Limbah Plastik- Batok Kelapa Menjadi Bahan Bakar Alternatif Dengan Metode Pirolisis. Sinergi Polmed: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 2(2), 28–36.

Pratama, A. B., Benu, S. M., Boangmanalu, E. P. D., Siahaan, S., & Ibrahim, H. (2025). Laju Korosi Baja Karbon Ringan Pada Biopelumas Dari Limbah Minyak Goreng. Sinergi Polmed: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 06(01), 07–18.

Pratiwi, I. (2022). Rancang Bangun Alat Konversi Limbah Plastik Menjadi Bahan Bakar Melalui Pirolisis. Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 1(3), 425–430.

Rahmatullah, M., Muhammad Wahyudin, G., & Bakar, A. (2023). Pembuatan Biobriket dari Eceng Gondok dan Ampas Kopi dengan Metode Pirolisis Sebagai Bahan Bakar Alternatif. Jurnal Inovasi Ramah Lingkungan (JIRL), 4(3), 6–15.

Ramadan, A. (2022). Pemanfaatan Eceng Gondok (Eichornia Crassipes) dan Sampah Plastik Low Density Polyethylene sebagai Bahan Baku Briket.

Santhiarsa, I. G. N. N. (2022). Rancang Bangun Alat Konversi Plastik Menjadi Bahan Bakar Minyak Dengan Metode Pirolisis Untuk Penanganan Sampah Plastik. Jurnal Rekayasa Mesin, 13(1), 189–196.

Sartika Tobing, N., & Hayati Harahap, R. (2024). Dampak Adanya Pertumbuhan Eceng Gondok dalam Skala Besar Terhadap Ekosistem di Kawasan Danau Toba. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 5(2), 225–234.

Umeh, S. I., & Okonkwo, P. A. (2025). The Essential Properties of Oils for Biodiesel Production. In Biodiesel Plant-Fueling the Sustainable Outlooks (pp. 1–27).

Yanti, R. N. (2023). Pemanfaatan Limbah Perkebunan Kelapa Sawit Sebagai Sumber Energi Terbarukan. Dinamika Lingkungan Indonesia, 10(1), 7.

Downloads

Published

2026-02-28