Optimasi Pupuk Organik Cair Limbah Pisang dengan EM4 sebagai Bioaktivator untuk Pertumbuhan Kangkung
DOI:
https://doi.org/10.51510/nst.v2i1.3302Keywords:
POC , batang pisang, bonggol pisang, EM4 , fermentasi, kangkungAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah batang dan bonggol pisang sebagai bahan baku Pupuk Organik Cair (POC) dengan penambahan bioaktivator EM4 serta mengevaluasi kualitas dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman kangkung. Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu produksi dan karakterisasi POC serta aplikasi pada tanaman. Variasi perlakuan meliputi dosis EM4 (40 ml, 50 ml, dan 60 ml) dan waktu fermentasi (14, 18, dan 22 hari). Parameter yang diamati meliputi uji fisik, pH, dan tinggi tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC mengalami perubahan warna menjadi lebih gelap dan bau menyengat sebagai indikasi fermentasi. Nilai pH menurun hingga rata-rata 3,3 dan belum memenuhi standar mutu. Aplikasi POC menunjukkan peningkatan tinggi tanaman kangkung dibandingkan kontrol, meskipun tidak signifikan. Secara umum, POC dari limbah batang dan bonggol pisang berpotensi sebagai pupuk organik alternatif, namun memerlukan optimasi proses fermentasi dan peningkatan kandungan hara.



