UNJUK KERJA PANEL SURYA TERHADAP INTENSITAS CAHAYA MATAHARI PADA SISTEM PENDINGIN PORTABEL BERBASIS THERMOELECTRIC COOLER UNTUK NELAYAN DI DAERAH PESISIR BELAWAN
DOI:
https://doi.org/10.51510/jitel.v5i2.3386Keywords:
Panel Surya, Intensitas Cahaya, Thermoelectric Cooler, Sistem Pendingin, Energi ListrikAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi unjuk kerja panel surya terhadap intensitas cahaya matahari pada sistem pendingin portabel berbasis Thermoelectric Cooler (TEC) yang dirancang khusus bagi nelayan di daerah pesisir Belawan. Permasalahan utama yang dihadapi nelayan adalah keterbatasan akses terhadap sistem pendingin yang efisien dan ramah lingkungan saat berada di laut. Sistem yang dirancang terdiri dari satu panel surya monocrystalline 120 Wp, tiga buah modul TEC masing-masing 72 watt, baterai 12V 100Ah,serta pengatur daya dan sensor pengukuran. Pengujian dilakukan selama tujuh hari pada berbagai kondisi cuaca, termasuk cerah, berawan, dan mendung, dengan parameter yang diamati meliputi tegangan, arus, daya, intensitas cahaya, suhu, dan kelembaban. Hasil menunjukkan bahwa panel menghasilkan daya maksimum 41,65 W dan energi harian sekitar 185 Wh pada kondisi cerah, sedangkan sistem membutuhkan energi 1.080 Wh untuk beroperasi selama 5 jam. Dukungan baterai dengan kapasitas 960 Wh (karena DOD 80%) masih belum cukup bila cuaca tidak mendukung. Dapat disimpulkan bahwa sistem belum mampu beroperasi secara mandiri. Solusi yang disarankan adalah penambahan kapasitas panel surya dan baterai, serta pengaturan waktu operasional agar pendinginan tetap berjalan efisien dalam kondisi lapangan yang dinamis.
References
Aman, A., & Wahyudi, W. (2020). Sistem pemantau suhu cooler box berbasis telemetri dengan thermoelectric cooler sebagai bakteriostatik pada ikan. Jurnal ELTIKOM: Jurnal Teknik Elektro, Teknologi Informasi dan Komputer, 4(1), 32–40.
Kiswanto, K., & Suprianto, S. (2021). Analisis eksperimental pengaruh sudut kemiringan dan intensitas cahaya terhadap kinerja panel surya portabel. Wahana Fisika, 6(1), 45–55.
Musa, M. D., & Ismail, I. (2019). Development and experimental investigation of portable solar-powered thermoelectric cooler for preservation of perishable foods. International Journal of Energy and Environmental Engineering, 10(3), 285–294.
Pratama, A., & Sitorus, R. (2020). Analisis pengaruh energi matahari terhadap tegangan keluar solar cell pada rancang bangun. Jurnal Otomasi, Kontrol & Instrumentasi (OJS Politeknik Negeri Medan), 12(2), 101–110.
Rahman, F., & Hidayat, N. (2021). Analisis pengaruh intensitas cahaya matahari terhadap daya keluaran pada panel surya. Jurnal Syntax Admiration, 2(5), 620–631.
Setiawan, I. B., & Suarnada, I. W. (2018). Thermoelectric sebagai pendingin minuman kaleng dan pembangkit daya listrik (Laporan Penelitian/Tugas Akhir). Repository Politeknik Negeri Bali.
Utomo, S., & Nugroho, A. (2022). Sistem monitoring lingkungan pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya berbasis Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA). Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (JURKIM), 2(1), 15–24.
Wijaya, R., & Hartono, B. (2023). Design of a thermoelectric generator for battery charging using solar heat concentrator. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 2(1), 8–15.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

