PENGUJIAN EFISIENSI KETEL UAP PIPA AIR MINI KAPASITAS 20 KG/JAM TEKANAN KERJA 3 BAR

Main Article Content

Nurul Fadillah
Indah Kemala Dewi
Rufinus Nainggolan

Abstract

ABSTRAK
Boiler atau ketel uap adalah suatu bejana tertutup yang digunakan untuk menghasilkan uap. Uap dihasilkan dengan cara air yang berada di dalam bejana dipanaskan dengan bahan bakar. Boiler berfungsi sebagai pesawat konversi energi yang mengkonversikan energi kimia dari bahan bakar menjadi energi panas. Bejana bertekanan pada boiler umumnya menggunakan bahan baja terutama untuk penggunaan boiler pada industri-industri besar. Spesifikasi mini boiler pipa air yang dirancang dengan menggunakan bahan bakar LPG (liqufied Petroleum Gas), kapasitas uap 20 kg/jam, tekanan uap 3 barg (jenuh saturasi) dengan nilai kalor LPG (LHV) 47046 kJ/kg (Pertamina). Dari hasil perhitungan secara langsung diketahui jenis boiler mini pipa air berbahan bakar LPG, jumlah uap yang dihasilkan 14,3 kg/jam. Bahan bakar yang dibutuhkan untuk menghasilkan uap dengan tekanan uap 3 barg yang dijaga konstan dan temperatur gas buang 251,94oC adalah sebesar 1,17 kg/jam. Jumlah energi panas yang masuk ke boiler dari hasil pembakaran (Qin) adalah sebesar 55043,82 kJ/kg jam dan jumlah energi panas yang diserap air umpan sampai terbentuknya uap dalam boiler (Qout) adalah sebesar 37476,725 kJ/kg jam. Sehingga effisiensi boiler adalah sebesar 68,08 %. Sebagai dasar perancangan adalah sesuai spesifikasi untuk menghasilkan kapasitas 20 kg/jam. Dalam pengujian dapat diperoleh kemampuan atau performansi boiler.

Article Details

Section
Teknik Mesin